A Reminder for Mom (Yeah, me)


Precious
Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka terlahir melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan pikiranmu
Karena mereka memiliki pikiran mereka sendiri
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh tapi bukan jiwa mereka,
Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan mereka sepertimu
Karena hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu

 

 

POETRY: KHALIL GIBRAN
PHOTO: PRIVATE COLLECTION
ย 


Tags: , , , ,


Leave a Comment

  • (will not be published)

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>


8 Responses

  1. Meinisa Manas

    suka sekali puisinya Kahlil Gibran yang satu ini.. anak2nya lucu sekaliii.

  2. Sitta Karina

    Si kakak namanya Harsya Malik Rachmidiharja (Harsya) dan adiknya Naryama Karim Rachmidiharja (Nara) ๐Ÿ™‚

  3. Lydia Natasha Hadiwinata

    Wah asiknya! Gak sabar baca bukunya ka Arie lagi. Btw, ENSIS kapan keluar kak? I’m so excited baca ensis! ๐Ÿ™‚

  4. Sitta Karina

    Thank you. Saat ini belum ada rencana bikin writing workshop. Masih konsen menyelesaikan beberapa buku ๐Ÿ™‚

  5. Lydia Natasha Hadiwinata

    Kak Arie, mereka lucu sekali… Sudah lama gak ketemu Kak Arie nih, kakak kapan lagi bikin acara, gathering milis atau pelatihan penulisan gitu kak.. ๐Ÿ˜€