Lakukan Ini Agar THR Jadi Berlipat Ganda


blog sittakarina - Lakukan Ini Agar THR Jadi Berlipat Ganda

Jangan sampai THR menguap begitu saja. Terutama di saat kita bisa menabung lebih banyak karena semua kebutuhan Hari Raya telah terpenuhi.

Sayangnya minggu-minggu Lebaran dengan setumpuk gaji ke-13 di rekening sungguh masa penuh godaan. Tanpa terasa uang THR ludes begitu saja, mulai dari membagikan angpau ke keponakan sampai nggak kuat iman menghadapi ZARA sale. Terkadang, hal-hal yang seharusnya kita dahulukan malah terlewat. Contohnya, melunasi utang.

Nah, untuk menghindari pengalaman bablas seperti itu, perlu banget terapkan skala prioritas untuk apa gaji ke-13 ini akan dimanfaatkan. Dahulukan yang  lebih penting, daaaan… rem keinginan untuk langsung shopping maupun beli tiket buat next vacay. 

Setelah urusan mudik, melunasi utang maupun cicilan penting, menunaikan zakat, dan membeli (ehem!) barang idaman beres,  ini yang bisa dilakukan dengan sisa THR kita:

1. Simpan pada deposito berbunga tinggi
Makin besar saldo deposito, biasanya bunga yang ditawarkan bank makin tinggi. Coba diskusikan ini dengan customer relation manager dari bank tempat kamu menabung. Untuk tujuan liburan tahun depan, keluarga kami kerap menyisihkan dari THR tahun ini dan menyimpannya secara lump sum ke deposito yang menawarkan bunga paling menarik.

2. Investasi saham untuk jangka panjang
Sekarang ini menabung saham bukanlah sesuatu yang sulit, repot, apalagi menakutkan. Untuk membelinya dimulai dengan  satuan 1 lot dan kelipatannya (1 lot = 100 lembar saham). Beberapa saham memiliki harga yang masih murah, yakni mulai Rp 400,- per lembarnya. Nilai saham ini akan terus bertambah (biasanya ada pembagian dividen juga tiap tahunnya) seiring berkembangnya perusahaan tersebut. Saham-saham favorit saya untuk tujuan jangka panjang berupa saham consumer goods, farmasi, perbankan, dan infrastruktur. Sampai saat ini saya masih terus membeli saham “ketengan” untuk mencapai pos dana pensiun 😄

3. Jadikan modal bisnis UKM idamanmu
Ini saat yang tepat untuk mewujudkan toko online yang selama ini sudah direncanakan, namun masih terbentur masalah modal! Jangan lupa pisahkan keuangan pribadi dan keuangan biz tersebut agar tidak bercampur dan bikin perencanaan malah amburadul.

4. Beli emas
Harga emas yang cenderung naik dari tahun ke tahun dan tidak terpengaruh inflasi membuat investasi ini selalu jadi pilihan. Bayangkan, pada tahun 2006 harga emas/gram adalah Rp 182.500,- dan tahun ini Rp 542.500,- per gramnya. Ingin lebih mudah lagi, coba deh buka tabungan emas di kantor Pegadaian. Jadi uang yang kita tabung nantinya akan dikonversi ke dalam besaran gram emas. Nilai terendah untuk memulai tabungan adalah 0,01 gram, atau setara dengan Rp 5.000,-. Murah banget ‘kan?

Dengan mengelola gaji bulan 13 secara bijak, nggak hanya keuangan jadi makin sehat, tujuan-tujuan finansial pun akan lebih cepat tercapai. Misalnya, dengan rajin menyisihkan separuh dari THR untuk menabung saham selama sepuluh tahun, nggak disangka-sangka uang muka untuk KPR kepemilikan apartemen yang rencananya akan disewakan jadi terkumpul. Yeay!

Kalau kamu, biasanya THR lari ke mana? Dan apa rencana maupun impian berikutnya yang ingin kamu capai dengan sisa THR tersebut (yang saat ini belum)?

*) Feature image: Sitta Karina


Tags:


Leave a Comment

  • (will not be published)

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>


2 Responses

  1. Dewi – Sama-sama, Dewi. Aku juga invest reksadana secara rutin kok. Hasilnya cukup OK. Jauh lebih baik daripada sekadar taruh di deposito 🙂

  2. Makasih tipsnya, sitta salam kenal yaa..aku berusaha lunasin utang dan beli reksadana ni buat bocah..