Melangkah


Alone-girl-walk-on-walking-favim

Ketika melangkah, jangan kebanyakan melihat ke atas; nanti bisa tersandung.

Dulu Nia (mendiang nenek) sering berkata begitu.

Namun seiring berjalannya waktu, saya bisa menambahkan bahwa ketika melangkah, jangan juga kebanyakan melihat ke bawah; nanti bisa bertabrakan dengan yang ada di depan kita.

Jangan terlalu sering menoleh ke belakang karena akan mengganggu fokus kita.

Jangan melangkah terlalu santai, sesekali berlari pun tidak mengapa.

Selalu ingat untuk menjaga keseimbangan.

Berlari cepat dalam jangka waktu tertentu bikin kita tahu sampai mana batas diri–dan itu menegangkan sekaligus menyenangkan!

Jangan lupa menoleh ke kanan dan kiri; lihat keindahan dan keragaman yang ada.

Tidak mengapa apabila suatu waktu langkahmu tidak sesuai rencana sebelumnya.

Jangan lupa untuk mengurangi kecepatan, rileks sejenak.

Daaan… jangan lupa rayakan sampai di mana kamu berada kini 😉

 

Gambar: favim.com/image/133886/


Tags: , ,


Leave a Comment

  • (will not be published)

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>


3 Responses

  1. GN

    Dan nikmatilah setiap cerita dalam langkah-langkah itu… 🙂

  2. aRai

    <body>Laik dis<br/><br/><div>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!</div></body>