Sehat itu Murah dan Mudah


blog-sittakarina-sehat-itu-murah-dan-mudah

Siapa bilang sehat itu mahal?

Dan itu bisa dimulai dengan menyediakan power snack di rumah maupun tempat kerja.

Salah satunya adalah bikin kudapan pop corn yang isinya “rame” ini. Cukup beli popcorn tabiswar atau rasa keju yang sudah jadi di pasar swalayan, tambahkan kacang tanah (yang kadar garamnya rendah), dan buah-buahan kering, misalnya kismis.

Atau bisa juga dengan menyediakan semangkuk low fat cheese dip yang diaduk dengan kismis dan brown sugar. Untuk dipper-nya, bisa berupa wortel yang diiris panjang dan tipis, tomat, apel, atau bahkan batang sawi.

Tadinya saya tidak percaya jargon sehat itu murah. Harus makan ikan salmon untuk penuhi kebutuhan protein dan asam omega-3. Rajin membuat smoothie dengan flax seed agar tubuh selalu mendapatkan asupan antioksidan. Semua bahan makanan itu bisa dibilang cukup mahal.

Namun, siapa sangka kalau kandungan omega-3 pada ikan kembung ternyata jauh lebih banyak dari ikan salmon 😍 bahwa asupan antioksidan juga berlimpah pada brokoli! Ternyata benar; sehat itu murah kok!

Lalu, apa lagi ya upaya-upaya sehat, murah, mudah lainnya?

  1. Kena sinar matahari tiap hari selama 20-30 menit agar kuman-kuman di dalam tubuh terbasmi dengan sendirinya. Tanaman yang kurang cahaya matahari akan layu, begitu juga tubuh kita.
  1. Jalan cepat minimal 15 menit tiap pagi (atau malam hari) cukup untuk memompa metabolisme tubuh kita.
  1. Sempatkan istirahat (alias tidur) 7 jam per harinya.
  1. Ganti jus buah instan yang kita beli dengan jus buah segar buatan sendiri. Tahukah kamu seperti apa proes pembuatan jus buah kemasan yang dijual bebas kini? Read the scary fact here.
  1. Makan secukupnya. Makan sesuai kebutuhan kalori harian yang dibagi antara 3x makan utama per harinya ditambah selingan/Bagaimana kita tahu kebutuhan kalori sesuai berat badan? Pertama-tama hitung BMI dulu, baru hitung total kebutuhan kalori harian sesuai panduan di Mayo Clinic.
  1. Ganti soda dengan air putih. Percaya deh minuman manis satu ini nggak ada bagus-bagusnya sama sekali. Karena kadar gulanya tinggi (artifisial pula), kebanyakan konsumsi soda bukan hanya menyebabkan kegemukan namun juga penuaan dini dan penyakit “kelas kakap” seperti jantung, diabetes, dan kanker.
  1. Jangan banyak duduk. Tahu kan kelamaan duduk memicu timbulnya berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, jantung, diabetes tipe 2, bahkan berujung pada kematian. Get active—just like toddlers 😉

Tapi kan sekantong snack keripik kentang bahkan lebih murah daripada sebutir apel?

Nah, yang dimaksud dengan murah (apabila kita menjaga kesehatan dengan baik) adalah risiko terkena penyakit ganas akibat gaya hidup buruk saat muda lebih kecil.

Baru-baru ini saya mendengar cerita dari sepupu, bahwa ada anak dari kerabat keluarganya yang menderita hipertensi akibat pola makan tidak seimbang padahal usianya baru 4 tahun. Gosh!

Punya tips “sehat-murah-mudah” lainnya? Yuk, berbagi di sini

*) Feature image via heltenkelt


Tags: ,


Leave a Comment

  • (will not be published)

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>


2 Responses

  1. irma

    4 tahun? hipertensi? kasian sekali.. 🙁 emang susah ya dengan lifestyle instan yang banyak dan mudah didapat dimana-mana. berusaha makan lebih sehat sekarang