Berapa dan Kapan Idealnya Dana Darurat Disiapkan?


Blog Sitta Karina - Berapa dan Kapan Idealnya Dana Darurat DisiapkanPenting, tapi sering diremehkan.

Senaz (bukan nama sebenarnya) tidak pernah menyangka rumah Ibu terendam banjir. Ia yang masih ikut tinggal di situ ingat benar, tahun-tahun sebelumnya ini tidak pernah terjadi. Walau kerusakannya tidak besar, tetap saja rumah beliau butuh perbaikan di sana-sini.

Sebagai yang tertua dari dua bersaudara, tentu saja Senaz mesti membantu secara finansial. Masalahnya, ia dan suami tidak memiliki uang sepeserpun mengingat gajian masih dua hari lagi.

Menyesal rasanya Senaz tidak mengikuti nasihat teman yang beberapa bulan lalu mengajaknya untuk mulai menyiapkan dana darurat. Nggak cuma menabung buat liburan ke Jepang aja.

Penasaran, Senaz pun browsing lebih lanjut tentang keperluan dana satu ini dan apa saja yang mesti dilakukannya.

 

Buat Apa Siapkan Ini?

Dana darurat adalah sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan yang terjadi secara mendadak dan sering kali di luar perencanaan kita.

Baca juga: 4 Cara Cerdas Lipat Gandakan Uang

Pertanyaan yang sering muncul: sebenarnya dana darurat buat apa aja, sih?

Pengadaan dana darurat penting untuk mencegah risiko-risiko yang mungkin terjadi dan menggerogoti kondisi stabil keuangan kita, seperti sakit, kecelakaan, PHK, sampai perbaikan kerusakan akibat bencana alam.

Seperti halnya Senaz, Luna juga menyesal tidak menyiapkan ini sejak awal bekerja.

Minggu lalu, kaca depan mobil mungil Toyota miliknya retak akibat tawuran. Luna pun menangis sejadi-jadinya. Pertama, karena suaranya keras banget. Kedua, ia baru ingat tidak memiliki asuransi mobil. Ketiga, ia bahkan tidak punya uang lebih untuk memperbaiki mobilnya karena minggu lalu baru saja membeli branded bag idamannya.

 

Berapa Jumlah yang Dibutuhkan?

Dari rumus yang paling sering saya dengar, idealnya besaran dana darurat setara dengan:

  • Bagi yang masih lajang: 6x pengeluaran bulanan
  • Bagi yang sudah berkeluarga: 9x pengeluaran bulanan

Nah, saya pribadi merasa lebih aman jika mengumpulkan lebih dari itu, yakni sebesar 12x pengeluaran bulanan.

Dana darurat bisa disiapkan dalam bentuk tabungan harian, deposito, maupun reksa dana yang memiliki risiko rendah seperti reksa dana pasar uang.

Masih kesulitan menyisihkan dana yang nominalnya setara dengan pengeluaran selama setahun?

Coba terapkan sistem budgeting sederhana dulu. Lama-kelamaan kita akan terbiasa menentukan pos keuangan sesuai prioritas, kok.

 

Kapan Mulainya?

Dana darurat tentunya harus siap sedia saat dibutuhkan. Oleh karena itu, pengadaannya tidak bisa dilakukan dalam sekejap.

Dalam mengatur keuangan pribadi, dana darurat memiliki kedudukan dan peran yang sama pentingnya dengan investasi.

Beberapa waktu lalu, teman saya tertimpa musibah. Suaminya di-PHK dan uang pesangon yang diberikan perusahaan ternyata tidak begitu besar karena masa kerjanya baru sebentar.

Untungnya, pasangan ini rajin menyisihkan gaji mereka demi mengumpulkan dana tersebut. Jadi, untuk sementara waktu, pengeluaran sehari-hari dan uang sekolah play group si kakak pun tetap bisa ter-cover sampai suami teman bisa mendapatkan pekerjaan baru lagi.

Apakah kamu sudah mulai mencicil dana darurat untuk kebutuhan tak terduga di masa kini maupun mendatang?

Jika belum, menurutmu penting nggak sih menyiapkan ini dengan segera?

 

*) Feature image: @thedailyedited



Leave a Comment

  • (will not be published)