4 Cara Ampuh Mengatasi Kulit Kering


Blog Sitta Karina - Cara Mengatasi Kulit KeringKulit pun terasa lebih lembut.

Agnes gusar dengan kondisi kulit pada lengan dan kakinya belakangan ini. Setelah ia perhatikan, kulitnya yang tergolong normal dan sedikit berminyak mendadak terasa kasar.

Pernah suatu waktu di toilet kantor, ia gores permukaan kulit lengan dengan jemarinya sendiri dan menemukan garis putih di situ, pertanda kondisi kulitnya sudah cukup kering.

Agnes tentu heran; nggak biasanya kulitnya se-“sakit” ini.

Direnungkannya kembali beberapa aktivitas yang ia geluti belakangan: sedikit lembur (tapi nggak sampai begadang) dan sebulan terakhir ini ia selalu naik kereta dan ogah bawa mobil sendiri lantaran nggak kuat dengan kemacetan.

Masa’ sih semua itu berhubungan dengan kondisi kulit keringnya?

 

Penyebab umum kulit menjadi kering

Sebelum bicara lebih lanjut tentang cara mengatasi kulit kering, tentu kita mesti tahu dulu dong, apa sih yang menyebabkan kulit jadi kering dan kasar?

Kebanyakan penyebab tersebut sebenarnya sudah kita ketahui, tapi kerap tak disadari.

Kulit menjadi mudah kering saat terlalu lama terkena suhu panas, misalnya saat kita beraktivitas di luar ruangan tanpa penutup dan sunblock.

Penyebab lainnya adalah polusi (termasuk dari kebiasaan merokok), peradangan seperti penyakit kulit eksim, serta sesimpel salah memakai sabun!

Baca juga: Cara Make Up untuk Penampilan Lebih Muda 

Beberapa sabun antibakteri berformulasi kuat ternyata nggak cuma menghilangkan bakteri pada kulit, tapi dapat mengakibatkan kulit menjadi kering walau baru saja mandi. Padahal, semestinya kulit terasa lebih lembut ‘kan?

 

Langkah sederhana demi kulit lebih lembut

Kulit lembut dan sehat perlu perawatan dari luar dan dalam.

Menariknya, perawatan tersebut tidak harus seintens maupun seketat yang digembar-gemborkan iklan masa kini.

Cara mengatasi kulit kering, jika penyebabnya bukan faktor genetik, ternyata tidak sesulit yang dibayangkan, kok.

Nah, apa saja yang harus kita prioritaskan demi kulit yang lebih lembut?

1. Cukup hidrasi

Mau secanggih apa pun rutinitas skincare kita, jika tidak dibarengi dengan kebiasaan cukup minum air putih, maka mustahil kulit lembut akan senantiasa terpelihara. Jadi, biasakan mereguk 2 liter air tiap hari, ya!

2. Hindari paparan sinar matahari berlebih

Jangan salah menyimpulkan, lho! Ini bukan berarti kita tidak boleh terkena sinar matahari sama sekali. Paparan sinar mentari pagi (sekitar pukul 9) selama 15 menit terbukti mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Selain mengenakan pelembab saat keluar rumah, pastikan juga pelembab mengandung SPF untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB pada sinar matahari. So, get your sunbath right!

Baca juga: Cara Merawat Wajah Agar Selalu Cerah Alami

3. Biasakan makan sehat

Konsumsi gula berlebih ternyata bisa menyebabkan penuaan dini. Gula memang terkenal musuh kulit, dan sebaliknya, sayuran serta buah adalah sahabat yang bikin kulit selalu sehat.

4. Jangan terlalu lama di ruangan ber-AC

Ingin melindungi kulit dari sengatan sinar matahari bukanlah alasan untuk pasang AC seharian. Kebiasaan ini justru bikin kulit lama-kelamaan jadi kering dan kasar. Jika kita beraktivitas di ruangan ber-AC, coba sesekali keluar agar paparan udara dingin bisa diminimalisir.

5. Gunakan pelembab

Ada begitu banyak pelembab di luar sana yang bikin bingung; sebenarnya harus pilih yang mana? Body lotion atau sekalian body butter? Nah, ternyata kedua pelembab ini serupa tapi tak sama. Perbedaan body lotion dan body butter terletak pada konsistensi kandungan minyaknya, di mana body butter terasa lebih kental dan “berat” sehingga cocok untuk jenis kulit yang sangat kering. Sedangkan, body lotion bisa untuk kulit normal dan berminyak.

 

Apakah semua pelembab sama?

Pelembab yang dijual di pasaran ternyata amat bervariasi, mulai dari yang murah sampai yang supermahal (produk La Mer bisa mencapai 4 jutaan per kemasan!).

Lantas, haruskah memakai pelembab yang mahal?

Untungnya, cara mengatasi kulit kering yang afdol tak harus menguras isi dompet!

Seorang ahli kimia kosmetik, Perry Romanowski, pernah mengatakan bahwa pelembab yang mahal dan murah memakai bahan yang sama, yakni humektan dan emolien.

Bahan humektan yang umum dipakai dalam pelembab kulit jenis apa pun adalah asam hialuronat, atau biasa dikenal dengan sebutan hyaluronic acid.

Khusus untuk kulit kering, situs WebMD juga memaparkan, sebaiknya pelembab tak hanya mengandung asam hialuronat, tapi juga seramid, lanolin, asam stearat, shea butter, serta gliserin, yang semuanya berfungsi menjaga kelembaban kulit.

Kini Agnes mengerti kenapa kulitnya menjadi amat kering dan cenderung bersisik. Walau ia tidak kerja sampai begadang, ternyata longer working hours bikin dirinya ngemil makanan manis dan junk food!

Nggak hanya itu, kebiasaan barunya naik angkutan umum membuat kulit Agnes lebih sering terpapar polusi (dan ia suka malas membersihkan wajah saat sudah kecapean!).

Bagaimana denganmu, sudahkah menemukan cara mengatasi kulit kering yang selama ini dirasa mengganggu?

 

*) Feature image: Linda Prebeza via Pexels



Leave a Comment

  • (will not be published)


One Response