My Perfume Affair: Berburu Parfum Murah


blog sittakarina - berburu parfum murah

Ada triknya agar tidak salah beli.

Berburu parfum murah bisa dibilang gampang-gampang susah. Ingin dapat harga murah, tahu-tahunya palsu. Begitu dapat yang ORI alias original, ternyata aromanya nggak cocok karena blind purchase.

Nah, mengingat parfum termasuk kebutuhan personal, maka membelinya pun nggak bisa dilakukan sembarangan.

Saat isi parfum sudah tinggal seperempat dari tinggi botolnya, saya selalu merasa excited; parfum apa ya yang akan saya beli selanjutnya? 😀

Selain langsung mencicipi aromanya di gerai-gerai langganan di mall, sekarang saya punya cara baru—dan langganan baru—ketika membeli parfum, yakni membeli langsung di Rumah Parfum.

Selain barangnya ORI, harganya juga jauh lebih murah dari di outlet pada mall.

Serunya lagi, di situ juga terdapat parfum tester dengan diskon lebih tinggi!

Sebelum mulai berburu parfum murah, coba perhatikan hal-hal berikut agar tidak menyesal kemudian:

1. Tunggu sesaat untuk mendapatkan wangi yang optimal

Semprotkan sedikit parfum pada bagian pergelangan tangan, tunggu 1 menit, baru setelah itu cium aromanya. Aroma parfum yang dibiarkan beberapa detik pada permukaan kulit akan bercampur dengan keringat dan memberikan gambaran seperti apa parfum itu saat kita kenakan sehari-hari.

2. Baca review sebelum membeli

Apabila membeli parfum secara online, pastikan kita sudah membaca dengan jeli review parfum tersebut. Situs favorit saya soal ini adalah Fragrantica.

3. Pilih toko parfum tepercaya

Jangan pernah berburu parfum murah secara online pada toko yang tidak pernah kita kenal sebelumnya, atau yang menjual parfum dengan harga sangat murah. Karena, kemungkinan besar parfum tersebut palsu.

Baca juga: Simple Beauty: Tips Cantik Alami buat Si Sibuk

Dalam hal memilih parfum, saya membaginya ke dalam dua kategori utama: daytime dan evening.

Ketika pergi di malam hari untuk chitchat sambil mencamil martabak, saya akan menyemprotkan parfum jenis daytime karena aromanya yang ringan.

Sedangkan, ketika menghadiri pesta pernikahan berkonsep garden party di siang hari, saya justru akan mengenakan yang evening dengan takaran lebih sedikit agar aromanya tidak terlalu mencolok.

Parfum kategori evening biasanya memiliki nuansa aroma yang klasik, tajam, dan cocok untuk acara formal.

Parfum kesukaan saya untuk kedua kategori tersebut? Prada Infusion D’Iris (daytime) dan Christian Dior J’adore (evening).

Kenapa preferensi saya selama ini adalah membeli parfum ORI?

Ini tak lain karena ketahanan aromanya!

Banyak parfum KW yang wanginya menyerupai produk original, namun akan memudar dalam waktu kurang dari dua jam.

Untuk permulaan, berikut ini adalah pilihan parfum favorit saya lainnya:

Daytime: Perry Ellis 360°, Clinique Happy, Carolina Herrera 212
Evening: Chanel N°5, Tom Ford Black Orchid, Marc Jacobs Lola

Ingin bergaya sedikit funky?

Ambil risiko dengan menyemprotkan Someday by Justin Bieber?

I think it will be fun !!! 😜

 

*) Feature image: ScentBird



Leave a Comment

  • (will not be published)


3 Responses