3 Ways to Look Good (and Perhaps, Stylish)


Tidak semua orang cantik, tapi semua bisa terlihat menarik.

Cantik itu mutlak, menarik itu relatif, dan untuk tampil menarik (to look good and stylish as well) ternyata bisa dipelajari!

Coba lihat wajah-wajah yang sering lalu-lalang di media massa. Tidak hanya unik, beragam, tapi bisa diwakilkan dalam satu kata: menarik.

Model Alek Wek dan Lara Stone sama-sama menarik—yang satu selegam arang, satunya lagi putih dengan gigi depan berongga.

Maria Sharapova menarik dengan tubuhnya yang toned, tidak skinny.

Bahkan, Mariana Renata di katalog Kate Spade tak hanya terlihat sangat “Asia”, namun juga cool dan kharismatik.

Tampil menarik itu terpancar dari orang yang mau merawat diri dan disiplin melakukannya.

Yang namanya merawat diri juga tidak hanya memoles luarnya saja, tapi juga dilakukan dari dalam: tidak overeating, mampu memilah hal yang baik bagi kesehatan dan perkembangan diri, serta mulai membiasakan untuk berpikir dan menelaah dari sudut pandang positif (we know that sometimes sh*t happens).

blog sittakarina - how to look good - 3Foto via OkayAfrica

Untuk tampil menarik, ada 3 tahapan realistis yang bisa kamu coba. Prosesnya memang tidak bisa instan, tapi tetap saja bukan berarti itu tidak dapat dinikmati. Lakukan satu per satu, dan kamu akan terkejut sendiri bahwa ternyata “looking good & stylish” bukan hanya milik figur publik saja.

 

Langkah 1: Olahraga dan pola makan sehat

Ya. Mungkin terdengarnya klise. Tapi, sekali lagi, badan yang ramping dan sehat dimulai dengan mengatur pola makan sehat dan rutin berolahraga.

Memang yang namanya olahraga sendiri itu butuh usaha keras sekali.

Sebelum mulai, coba hitung dulu Body Mass Index (BMI) kita. Masuk kategori apakah kita; overweight atau malah underweight?

Setelah mengetahui indeks BMI, kita jadi tahu kan apa yang harus dilakukan.

Sejak kecil saya menyukai olahraga, terutama lari dan berenang. Isinya hanya cardio routine melulu. Namun, kini terinspirasi teman baik saya, Dewi Indira @dewilovemm, seorang instruktur olahraga bersertifikasi, saya pun membagi rutinitas olahraga dalam 3 kategori: latihan kardio, latihan beban, dan peregangan atau stretching.

Simpelnya, saya Zumba, push up (menggunakan beban tubuh sendiri), sekaligus yoga.

blog sittakarina - how to look good - 4Foto via Vogue

Lalu, bagaimana dengan pola makan?

Hidup (lebih) sehat itu bisa dimulai dengan 2 hal utama ini: kurangi junk food (cokelat, es krim, gorengan, segala yang ada di kaleng, plastik, dan produk olahan lainnya) dan perbanyak raw food. Bisa dengan buah, kalau masih kesulitan menelan sayur. Bisa juga dibikin smoothie simpel nan enak yang tetap sehat!

Apabila kita membiasakan pola hidup sehat (makan sehat, berolahraga, dan cukup istirahat), dengan sendirinya berat tubuh pun akan terbentuk ideal.

 

Langkah 2: Kenali kelebihan dan kekurangan tubuh

Tubuh berbentuk buah pir, hidung pesek, mata terlalu sipit, pipi tembem, dan lainnya, semua itu dapat disamarkan kalau kita merasa kurang nyaman.

Kalau tidak ada masalah dengan itu, just go ahead, girl! 

Cara mendapatkan tips-tipsnya bisa dengan googling. Hampir semua majalah fashion dan gaya hidup lokal dan luar negeri kini memiliki konten online yang sarat dengan do’s and dont’s berguna untuk mensiasati penampilan kita mulai dari cara simpel sampai seekstrem operasi plastik.

Pastikan kamu tonjolkan kelebihan tubuh dan karakteristik dirimu, bukannya fokus terhadap kekurangannya.

Kenakan sesuatu yang membuatnya makin “terlihat”, namun tidak berlebihan. Misalnya, kalau punya killer legs, pasti makin OK apabila memakai evening shorts—sesuatu yang belum tentu cocok dipakai orang kebanyakan.

 

Langkah 3: Pelajari “the basic art of styling”

Nah, ini bagian paling seru.

Tampil stylish, jika kita tahu rumusnya, ternyata tidak membutuhkan modal besar.

Sayangnya, kebanyakan dari kita hanya memakai warna krem-hitam, krem-hitam saja.

Eksplorasi warna dianggap hanya untuk mereka yang berkulit putih—setidaknya itu yang seolah-olah disampaikan oleh produk-produk pencerah kulit.

Padahal, apa pun warna kulit kita akan cocok dengan warna pakaian dan aksesoris apa saja, selama kitanya PD!

Agar penampilan jadi menarik dan kita semakin percaya diri, kuncinya adalah mempelajari “the basic art of styling”.

Seperti melukis, ini bukan proses instan. Namun dengan terus menggalinya, kita jadi tahu bahwa istilah mix‘n match bukan sekadar padu-padan “coklat tua-coklat muda” (kecuali kalau kita Pramuka!), melainkan bisa saja “pink-brown-white” atau “sky blue-red-black”.

Untuk memulainya, coba deh intip artikel “9 Ways to Make Your Wardrobe Pop”.

blog sittakarina - how to look good - 5Foto via inStyle

Rumusnya memang cuma tiga, tapi belajarnya bisa sepanjang hidup!

Jujur, saya pun begitu. Mulai coba-cobain baju Ibu dan Eyang Putri sejak kelas 4 SD setelah selesai les renang dan Tae Kwon Do, heboh eksplorasi gaya saat SMA, hingga kini menikmati laid-back style yang nyaman buat kerja freelance sambil mengurus rumah tangga.

Ketika masih SD, saya  mulai merasakan ketidaknyamanan terkait isu body image lantaran teman-teman banyak yang kurus, sedangkan tubuh saya cenderung tegap dan berotot karena rutin berenang. Butuh waktu cukup lama untuk mampu menerima diri apa adanya.

Kini dengan membiasakan gaya hidup sehat, tubuh dengan sendirinya akan menyesuaikan diri. Sejujurnya, nggak ada perasaan yang lebih nyaman dari itu!

Bagaimana versi tampil stylish dan menarik versimu?

Pentingkah untuk menjaga penampilan seperti itu, menurut kamu pribadi?

 

*) Feature image: Harper & Harley



Leave a Comment

  • (will not be published)


8 Responses

  1. gilaa aku suka bgt liat fotonya alex wek di atas… dia itu biar legam, tp kulitnya bagus, bersinar gitu, bukan cuma hitam legam ga terawat ya :D.. namanya model… tapi aku yakin kok sebenernya semua org bisa seperti itu, punya kulit bgs, body bgs, ..yg ptg mah niat kuat aja mau ngelakuin poin2 di atas td 🙂

    Reply
  2. Alek Wek itu kan fenomenal abis! Tau dia pas aku masih SD 😆 Great tips btw kak Sitta

    Reply
    • Iray – Alek is indeed a magnificent model! Saya kagum dengan keberaniannya mendobrak stereotype dunia fashion selama ini 👊 👊